Menaker : Ada Yang Tawarkan Jadi PRT di Timteng, Segera Laporkan Polisi - cirebon.co

Breaking

Monday, 5 September 2016

Menaker : Ada Yang Tawarkan Jadi PRT di Timteng, Segera Laporkan Polisi

CIREBON.CO : Pemerintah Indonesia sudah secara resmi menutup pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) informal untuk wilayah Timur Tengah. Menanggapi keputusan tersebut, Menaker Hanif Dhakiri meminta kepada masyarakat, untuk tidak mempercayai agen, calo ataupun penyalur tenaga kerja, yang menjanjikan pekerjaan menjadi Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Timur Tengah.

Bahkan, dalam sambutannya ketika menghadiri acara di Cirebon Jawa Barat, Hanif meminta masyarakat untuk tidak takut, melaporkan kepada pihak kepolisian, pihak yang menjanjikan memberikan pekerjaan sebagai PRT di Timur Tengah.

“ Kalau masih ada yang menjanjikan pekerjaan tersebut di Timur Tengah, Laporkan saja ke pihak kepolisian,” kata Hanif saat memberikan sambutan di acara Haul KH Fuad Hasyim di Buntet Pesantren Cirebon, Sabtu (04/09/2016).

Menurut Hanif, percobaan perekrutan untuk dikirimkan menjadi PRT di Timur Tengah, sudah dipastikan illegal. Bahkan ia menyebutkan, tindakan percobaan perekrutan tersebut juga, masuk dalam ranah tindak pidana perdagangan orang.

“ Itu sudah masuk trafficking, jadi jangan takut untuk dilaporkan,” kata Hanif.

Sebelumnya diinformasikan, bahwa Kemenaker telah resmi menutup pengiriman PRT ke Timur Tengah. Penutupan tersebut dikarenakan perlindungan yang diberikan oleh negara-negara Timur Tengah terhadap pekerja informal sangat rendah. Pemerintah juga mengaku sering mengalami kendala, saat mendampingi beberapa kasus yang menimpa TKI Informal disana.

No comments:

Post a Comment